Runway Bandara Bengkulu Segera Diperpanjang
LAPANG: Para penumpang yang turun dari pesawat di landasan pesawat di Bandara Fathmawati belum lama ini. IST/RB--
KORANRB.ID – Upaya memperkuat konektivitas udara di Bengkulu terus digenjot. Pemerintah Provinsi menargetkan perpanjangan landasan pacu Bandara Fatmawati Soekarno sepanjang 250 meter dari kondisi saat ini 2.239 meter.
Langkah ini diharapkan membuka peluang penerbangan pesawat berbadan lebar dan rute internasional, sekaligus menekan biaya logistik daerah.
Pengamat ekonomi Bengkulu, Lizar Iman Jaya, SE, menilai perpanjangan runway akan membawa dampak besar terhadap daya saing daerah.
Dengan akses penerbangan yang lebih luas, distribusi produk unggulan seperti kopi dan karet bisa lebih efisien menuju pasar nasional maupun global.
BACA JUGA:Polisi Ringkus 3 Tersangka Curanmor Viral di Kota Bengkulu
BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi Penjualan dan Penyewaan Lapak di Pasar Panorama, Jaksa Geledah 3 Lokasi
“Bengkulu ini berada di posisi strategis, tetapi aksesnya selama ini relatif terbatas.
Jika landasan pacu diperpanjang, maskapai dengan pesawat berbadan lebar bisa masuk. Itu berarti rute penerbangan jarak jauh, bahkan internasional, bisa terbuka. Dampaknya sangat besar untuk ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, transportasi udara yang lebih efisien akan menekan biaya distribusi barang dan mempercepat waktu pengiriman.
“Transportasi udara yang efisien akan mendorong daya saing produk kita. Biaya distribusi bisa ditekan, waktu pengiriman lebih cepat, sehingga nilai tambah bagi masyarakat juga meningkat,” jelasnya.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi Penjualan dan Penyewaan Lapak di Pasar Panorama, Jaksa Geledah 3 Lokasi
BACA JUGA:Bangun SDM, Bank Bengkulu Dukung Dunia Olahraga
Namun, Lizar mengingatkan agar pembangunan infrastruktur berjalan terintegrasi. Menurutnya, manfaat perpanjangan runway tidak akan maksimal jika tidak didukung fasilitas lain.
“Panjang landasan pacu saja tidak cukup. Harus ada keterhubungan dengan pelabuhan, jalan tol, dan kawasan industri. Kalau tidak terintegrasi, manfaatnya tidak akan maksimal,” tegasnya.