Rumah Anak Eks Bupati Seluma Turut Digeledah Jaksa
GELEDAH: Kejari Seluma saat melakukan penggeledahan rumah anak eks Bupati Seluma yang berada di Kota Bengkulu. --IST/RB
SELUMA, KORANRB.ID - Usai menggeledah rumah pribadi eks Bupati Seluma, MF, Jumat, 18 Juli 2025 Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma melakukan penggeledahan terhadap rumah anak eks Bupati Seluma yang berada di Kota Bengkulu.
Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kajari Seluma, Dr. Eka Nugraha, SH., MH, didampingi Kasi Inteljen Reinaldo Ramadan SH., MH, Kasi Datun Ridho, SH, Kasi Pidsus Ekke Widoto Khahar, SH., MH, dan Kasi Pidum Alman Noveri, SH., MH serta dikawal oleh Anggota Kodim 0425/Seluma.
"Iya kemarin (Jumat, red) kita kembali melakukan penggeledahan rumah JR yang merupakan anak dari ME yang berada di Kota Bengkulu bang," ujar Ekke, dikonfirmasi Sabtu, 19 Juli 2925.
Dari hasil pengeledahan, diamankan satu bundel berkas yang berisikan 7 item surat-surat berharga yang diduga milik MF.
BACA JUGA:Satu Genangan Bisa Jadi Bencana, Warga Mukomuko Diimbau Waspadai DBD
"Berkas yang kami sita, sudah diamankan di Kantor,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Kejari Seluma telah melakukan penggeledahan terhadap rumah pribadi eks Bupati Seluma berinisial ME yang berada di Kelurahan Rimbo Kedui, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma.
Penggeledahan, dilakukan Kamis sore, 17 Juli 2025 berkisar Pukul 17.00 WIB, dikawal oleh Anggota Kodim 0425/Seluma.
Hasil penggeledahan tersebut, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari seluma tidak menemukan dokumen yang dicari.
BACA JUGA:Rehab TPI di Seluma Tahun Ini Batal, DKP Kembali Usulkan di 2026
Hanya saja, ada satu koper besar berwarna hitam di dalam Kamar utama rumah tersebut.
Belum diketahui, apa isi koper hitam itu. Sebab, saat disita koper itu memiliki kunci kode.
Koper hitam itu, akan dibuka saat pihak keluarga MF mendatangi Kejari Seluma untuk menyaksikan.
Dr. Eka Nugraha, SH., MH didampingi Kasi Inteljen, Renaldho Ramadhan, SH., MH dan Kasi Pidsus, Ekke Widoto Khahar, SH., MH, mengatakan koper itu disita karena penyidik menduga ada dokumen penting di dalamnya.