Rahasia Tersembunyi Gunung Bromo, Lebih dari Sekadar Lautan Pasir dan Sunrise
MISTERI : Gunung Bromo yang masih banyak menyimpan rahasia tersembunyi.--Muharista Delda
KORANRB.ID - Siapa sangka, di balik popularitas Gunung Bromo sebagai destinasi sunrise terbaik di Indonesia, tersembunyi sisi lain yang belum banyak dijamah wisatawan?
Kebanyakan orang hanya mengenal Bromo dari foto siluet matahari terbit atau hamparan lautan pasir yang dramatis.
Namun, ada keindahan dan cerita lokal yang justru belum banyak terungkap dari gunung aktif di Jawa Timur ini.
Gunung Bromo, yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, memang selalu memikat dengan panorama alamnya.
BACA JUGA:Pesona Alam Eksotis Kawah Putih, Daftar Kunjungan Wajib Wisatawan Bila ke Bandung
Tetapi yang jarang diketahui adalah adanya desa-desa adat Tengger yang tetap menjaga warisan leluhur dengan sangat kuat.
Salah satunya adalah Desa Ngadas, yang disebut-sebut sebagai salah satu desa tertinggi di Pulau Jawa.
Desa ini masih mempertahankan struktur masyarakat adat dan memiliki kepercayaan unik yang berpadu antara agama Hindu dan kearifan lokal.
Gunung Bromo juga memiliki jalur pendakian rahasia yang belum banyak diketahui orang, persisnya dari jalur selatan, yakni melalui kawasan Senduro di Kabupaten Lumajang.
BACA JUGA:Pesona Taman Nasional Komodo, Surga Dunia di Timur Indonesia
Jalur ini tidak sepopuler jalur dari Probolinggo atau Malang, tetapi menawarkan pemandangan yang lebih alami dan sepi.
Pendaki akan disambut oleh hutan pegunungan yang lebat, satwa liar seperti lutung Jawa, serta suasana mistis yang jarang ditemui di jalur utama yang lebih ramai.
Menariknya lagi, di kawasan Bromo terdapat gua-gua spiritual yang digunakan masyarakat lokal untuk meditasi atau ritual.
Salah satu yang paling unik adalah Goa Widodaren, yang dipercaya sebagai tempat pertapaan makhluk halus perempuan.