Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Pemprov Bengkulu Pastikan Stok Vaksin Aman, Peternak Diminta Waspada Penyakit Menular

TERNAK: Salah satu hewan ternak di Provinsi Bengkulu yang berada di RPH Padang Serai beberapa waktu lalu. DOK/RB--

KORANRB.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memastikan stok vaksin dan obat-obatan untuk hewan ternak tersedia aman. 

Langkah ini menjadi upaya utama mencegah penyebaran penyakit menular seperti Septichaemia Epizootika (SE) atau Ngorok, Jembrana, hingga Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih mengancam sapi dan kerbau di daerah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Hj. Sri Herlin Despita, S.Pt, MP, mengatakan pihaknya juga mengimbau seluruh peternak agar lebih waspada dan disiplin menjaga kesehatan serta penanganan wabah penyakit pada ternak. 

Menurutnya, pengendalian penyakit tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari para peternak.

BACA JUGA:49 Dicoret, 2.306 Honorer Bengkulu Utara Diajukan Jadi PPPK Paruh Waktu

BACA JUGA:Berkas Perkara 8 Tersangka Pembebasan Lahan Pemkab Seluma, Lengkap

Hj. Sri Herlin menjelaskan, peternak diharapkan segera melaporkan jika menemukan gejala penyakit pada ternak kepada petugas atau dokter hewan terdekat.

“Hewan yang sakit harus segera diisolasi agar tidak menular ke ternak lain.

Selain itu, kebersihan kandang dan lingkungan sekitar perlu dijaga, begitu pula dengan kebersihan diri peternak maupun petugas yang merawat,” ungkapnya, Kamis, 21 Agustus 2025.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pemberian vaksinasi berkala, serta penyediaan pakan dan vitamin sesuai kebutuhan juga menjadi langkah penting menjaga ketahanan tubuh ternak.

BACA JUGA:Kejati Bengkulu Dalami Cuci Uang Korupsi Tambang Rp500 Miliar

BACA JUGA:1 Semester Helmi-Mian Bantu Rakyat, Bebaskan Pendidikan dari Segala Bentuk Pungutan

“Saat terjadi wabah, ternak tidak boleh dilepas melainkan harus tetap dikandangkan.

Peternak juga diminta untuk selalu berkoordinasi dengan petugas peternakan di lapangan maupun dinas terkait guna memastikan langkah penanganan berjalan sesuai prosedur,” tambah Hj. Sri Herlin.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan