Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Bangun Jembatan Putus Talang Benih-Dusun Sawah

JEMBATAN: Wabup Rejang Lebong, Hendri menandai titik nol dimulainya pembangunan jembatan penghubung Talang Benih-Dusun Sawah.-foto: aris/koranrb.id-

CURUP - Akses penghubung Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup menuju Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara yang sejak awal 2024 terputus, dipastikan kembali normal di ujung tahun 2025 ini.

Selasa, 16 September 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong telah melakukan titik nol perbaikan jembatan sepanjang 70 meter senilai Rp3,7 miliar hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Mudah-mudahan pekerjaannya berjalan lancar dengan hasil yang maksimal serta waktu yang cepat sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Rejang Lebong, H. Hendri Praja, S.STP, M.Si.

BACA JUGA:Cegah Jalan Tergenang di Pasar Kepahiang, Tata Ulang Drainase

BACA JUGA:Proyek Jalan Bukit Nibung-Bungin Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, S.STP mengatakan, fisik kegiatan dikerjakan CV. Salsabila Gemilang Abadi.

“Ditarget pekerjaan sudah selesai sebelum Desember 2025, justru itu kami harap masyarakat berperan aktif dalam pengawasan agar pekerjaan selesai tepat waktu,” kata Bobby.

Senada, Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Juliansyah Yayan memastikan wakil rakyat melalui Komisi III akan proaktif melakukan pengawasan secara intensif.

BACA JUGA:Tips Modifikasi Mitsubishi Triton: Gagah, Tangguh, Tetap Ramah di Kantong

BACA JUGA:Sejarah Mobil Mitsubishi dari Masa ke Masa, dari Awal Mula Hingga Era Elektrifikasi

Diharapnya rekanan pelaksana kegiatan bersikap profesional agar pekerjaan tidak tertunda.

“Jembatan ini merupakan akses satu-satunya penghubung warga Talang Benih dan Dusun Sawah yang erat kaitannya dengan perekonomian masyarakat,” ungkap Juliansyah.

Diketahui, jembatan penghubung Talang Benih-Dusun Sawah itu terputus akibat bencana banjir. Mengingat keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Rejang Lebong meminta bantuan pemerintah pusat untuk perbaikan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan