Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

PAD Hotel, Penginapan dan Billboard di Kepahiang Masih Minim

Wabup Kepahiang, Ir. Abdul Hafiz.-foto: heru/koranrb.id-

 

KEPAHIANG - Meski Tahun Anggaran (TA) 2025 akan habis tak lama lagi, namun setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hotel, penginapan sampai pemasangan billboard di Kabupaten Kepahiang masih terbilang minim.

Satgas PAD yang beberapa waktu lalu telah dibentuk bupati Kepahiang, sampai sejauh ini belum memperlihatkan tindakan nyata. Padahal di dalamnya telah melibatkan, unsur dari kejaksaan, kepolisian hingga perwakilan dari DPRD Kabupaten Kepahiang.

Tantangan pastinya akan dihadapi Satgas PAD, terlebih sudah menjadi rahasia umum ada orang-orang kuat yang ada di belakang beroperasinya hotel maupun penginapan di Kabupaten Kepahiang.

BACA JUGA:Ari Wibowo : BPKD Harus Telusuri Kebocoran PAD, Segera Evaluasi OPD Pemungut

BACA JUGA:New Honda ADV160 Siap Jadi Magnet Utama di IMOS 2025

Wabup Kepahiang, Ir. Abdul Hafiz sekaligus ditunjuk sebagai Ketua Satgas Percepatan PAD Kabupaten Kepahiang mengaku Pemkab telah melayangkan surat teguran hingga penagihan terhadap objek pajak yang masih menunggak. Pihaknya masih memberi waktu, sebelum akhirnya melakukan langkah nyata sebagai tindak lanjut.

"Kita tunggu dulu sampai akhir triwulan 3 ini, kalau tidak juga kita akan lakukan evaluasi dan tindak lanjut," kata Wabup.

Tercatat, sampai semester I TA 2025 ini, PAD dari pajak reklame masih di angka 58,6 persen atau sebesar Rp79,2 juta dari beban target yang dibebankan Rp135 juta.

BACA JUGA:Siswi SMPN 15 Rejang Lebong yang Tewas Hanyut, Tadinya Berniat Berenang dan Mandi di Sungai Beliti!

BACA JUGA:Dinkes Usulkan Sepeda Motor Dinas ke Kementerian Kesehatan

Terdata ada 9 perusahaan penyumbang pajak reklame di Kabupaten Kepahiang. Ke 9 perusahaan swasta tersebut jadi objek pajak reklame aktif yang diharapkan menopang PAD.

Perusahaan tersebut adalah, PT Arpindo Sarana Media Indonesia dengan sebaran reklame sebanyak 2 titik, PT Parel Putra Dehasen 4 titik, CV Devis Jaya 2 titik, CV Duta Karya Utama 2 titik, CV Anggrek Advertising 1 titik, CV Bintang Lukas 2 titik, CV Tunggal Abadi 1 titik, CV Dunia Pelangi 5 titik dan CV AE Jaya Mobile Group 2 titik.

Guna meraih raihan PAD secara maksimal, Pemkab Kepahiang mesti lebih tegas mendapatkan sumber-sumber pendapatan yang ada. Di TA 2025 ini, target PAD secara keseluruhan dibebankan sebesar Rp69.027.547.124. Adapun realisasi sampai semester I TA 2025, baru di angka 41.8 persen atau sebesar Rp28.856.484.910.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan