KORANRB.ID – Paru-paru basah atau pneumonia adalah kondisi di mana paru-paru mengalami peradangan akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur.
Hal ini menyebabkan kantung udara kecil di dalam paru-paru (alveolus) terisi cairan atau nanah, yang mengakibatkan sulit bernapas, demam, batuk berdahak, hingga nyeri dada.
Meskipun dapat sembuh dengan perawatan yang tepat, pneumonia bisa berakibat fatal, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan individu dengan sistem imun lemah. Berikut sederet penyebab utama yang dapat memicu terjadinya paru-paru basah.
1 Infeksi Bakteri
Pneumonia akibat bakteri adalah jenis yang paling umum, terutama di kalangan dewasa. Streptococcus pneumonia adalah bakteri yang paling sering menyebabkan pneumonia. Bakteri ini dapat masuk ke dalam paru-paru dan memicu peradangan yang berujung pada paru-paru basah.
BACA JUGA:Satnarkoba Polres Kaur Amankan 2 Bandar Narkoba, Sudah Beroperasi Sejak Tahun 2022
BACA JUGA:Heboh! 2 Warga Ditemukan Bersimbah Darah dalam Pondok Kebun di Lebong
2 Infeksi Virus
Virus juga bisa menjadi penyebab paru-paru basah, terutama pada anak-anak dan orang dewasa dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Virus penyebab flu dan COVID-19 adalah contoh virus yang dapat menyebabkan pneumonia.
3 Infeksi Jamur
Paru-paru basah juga bisa disebabkan oleh jamur, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Jamur seperti Histoplasma dan Coccidioides sering menjadi penyebab pada orang yang tinggal di lingkungan berdebu atau sering terpapar tanah yang terkontaminasi.
BACA JUGA:5 Artis Terkaya di Indonesia, Salah Satunya Punya Total Harta Hampir Rp 3 Triliun
BACA JUGA:Mitos Tidur Siang Bisa Mengakibatkan Gemuk, Ini Penjelasannya
4 Aspiration Pneumonia (Pneumonia Aspirasi)
Ini terjadi saat seseorang tidak sengaja menghirup makanan, minuman, atau air liur ke dalam paru-paru. Penyebab ini lebih sering terjadi pada orang yang mengalami kesulitan menelan atau memiliki gangguan pada refleks menelan.